Ketika kita berada di persimpangan, apa yang kita lakukan? Jalan mana yang diambil? Apakah kita hanya duduk saja menunggu datangnya “ilham” yang akan memberitahu kita untuk memilih yang terbaik?
Seringkali kita menunda mengambil keputusan, atau tidak mengambil keputusan sama sekali, karena terdorong rasa takut. Pada dasarnya, rasa takut menunda datangnya kesempatan. Ketakutan yang berlebihan membuat kesempatan itu tidak akan pernah datang.
Tapi di sisi lain, pengambilan keputusan secara serampangan tanpa pertimbangan yang matang, juga bisa menghilangkan kesempatan. Yang kita perlukan adalah pemikiran yang tuntas untuk bisa mengambil keputusan terbaik. Dan yang lebih penting adalah keberanian mengambil keputusan dan melaksanakannya.
Dalam mengambil keputusan, cobalah melihat sesuatu dari sudut pandang lain. Jangan terjebak dengan common sense, karena apa yang baik bagi sebagian besar orang, belum tentu baik bagi diri kita sendiri.
Ketika mengambil sudut pandang yang berbeda, seringkali kita mendapatkan peluang lebih besar untuk melakukan sesuatu denan lebih baik.
Keputusan membutuhkan pengorbanan,
Jika kita memutuskan untuk membuka satu usaha,
anda tidak mungkin mengerjakan hal lainnya,
jika anda tidak memilih prioritasnya,
juga ada pengorbanannya yaitu
“anda tidak akan pernah sampai kemana-mana”
(PAUL BUDNITZ, FOUNDER)
Hindari kerumunan, bangun pemikiran anda sendiri
Jadilah pemain catur, bukan pionnya
(RALPH CHARELL)
Saya tidak tahu kunci sukses,
Tapi kunci kegagalan adalah
Mencoba selalu menyenangkan orang
(BILL COSBY)
Berikan semua orang telinga anda,
Tetapi berikan sedikit orang suara anda.
(SHAKESPEARE)
Janganlah biarkan diri anda
Melihat segala sesuatu secara umum saja.
(SAMUEL JOHNSON)
Jika anda takut, anda akan gagal
(ARNOLD PALMER, PEGOLF)
Tidak mengambil keputusan itu adalah suatu
Pengambilan keputusan
(ANONIM)


No comments:
Post a Comment